Pandemic Corona di Indonesia
Pandemic Corona
Virus Corona saat ini menjadi pandemi yang menyerang hampir seluruh negara di dunia . sejak kasus pertama diumumkan yaitu pada Senin, 2 Maret 2020 dengan 2 orang positif terjangkit Covid-19 hingga kini semakin melonjak tajam. Pada Minggu (15/3) jumlah pasien yang terinfeksi virus corona bertambah menjadi 117 orang dengan tambahan 21 kasus baru. Penambahan kasus ini didominasi di wilayah Jakarta.
Semakin bertambahnya kasus penyebaran virus corona ini tentu memunculkan kesadaran dan kewaspadaan lebih di masyarakat. Bahkan bagi sebagian orang, perkembangan kasus ini terkadang membuat kecemasan tersendiri.
Perkembangan dan mengahadapi wabah Corona di Indonesia
Cara mengatasi kecemasan yang muncul di tengah virus corona, pertama-tama kita harus mencari tahu bagaimana proses penyebaran virus corona itu sendiri. Pada dasarnya, penyebaran virus corona dapat terjadi melalui partikel-partikel virus berupa droplets dari batuk atau bersin orang yang sudah menderita Covid-19. Partikel tersebut bisa masuk melalui mulut atau hidung.
Selain itu, orang juga dapat tertular Covid-19 melalui benda-benda yang sudah terkontaminasi dengan partikel SARS-Cov-2. Partikel dari droplets penderita dapat menempel di benda-benda sekitar, yang bisa jadi tersentuh oleh orang lain secara tidak sengaja.
Zona - zona di indonesia
Gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 merilis peta risiko penularan virus Corona hingga pekan ini. Dari data mereka, jumlah zona merah penyebaran penyakit tersebut bertambah dari 53 menjadi 55 lokasi.
Sedangkan jumlah zona hijau bertambah dari 99 pekan lalu menjadi 104 saat ini. Adapun jumlah zona kuning atau risiko rendah berkurang menjadi 180 titik. Begitu pula dengan zona orange alias daerah berisiko sedang menyusut jadi 175 wilayah.
Berikut daftar lokasi zona merah Corona :
Sumatera Utara: Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan.
Sumatera Selatan: Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang.
Sulawesi Utara: Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Sulawesi Tenggara: Kabupaten Kolaka Utara, Buton Tengah, dan Buton.
Sulawesi Selatan: Janeponto, Gowa, Kota Makassar, dan Bulukumba.
Papua: Kota Jayapura.
Maluku Utara: Kota Ternate.
Maluku: Seram Bagian Timur.
Kalimantan Tengah: Barito Utara, Gunung Mas, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Kota Palangkaraya, dan Kapuas.
Kalimantan Selatan: Kota Banjarbaru, Tanah Laut, Tapin, Banjar, Tanah Bumbu, Balangan, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Kota Banjarmasin.
Jawa Timur: Jombang, Sampang, Pamekasan, Gresik, Kota Malang, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Kota Mojokerto, Bojonegoro, Kota Surabaya, Nganjuk, Kabupaten Malang, dan Sidoarjo.
Jawa Tengah: Kota Semarang, Kudus, dan Demak.
Jawa Barat: Kota Depok.
DKI Jakarta: Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.
Bali: Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar.
• Kunjungan Wisatawan Asing di Indonesia Menurun
• Sejumlah Barang Menjadi Mahal dan Langka
• aktivitas ekonomi dan transportasi yang dibatasi
• penurunan pendapatan
Adapun solusi untuk mengatasi covid - 19 yaitu :
Terapkan pola hidup bersih
Berdasarkan saran yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak dari orang yang batuk atau bersin atau juga menerapkan etika batuk dan bersin yang baik dengan siku tertekuk, menghindari menyentuh mata, hidung juga mulut, menggunakan masker mulut jika mengalami sakit, mengobati sedini mungkin jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas.
Kurangi informasi yang masuk
Jika rasa cemas yang muncul mulai berlebihan dan mengganggu, tidak ada salahnya jika mengurangi dan memfilter setiap informasi yang masuk. Ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi kecemasan di tengah wabah virus corona.
Kurangi sosialisasi tidak perlu
Cara mengatasi kecemasan berikutnya bisa dilakukan dengan mengurangi sosialisasi yang tidak perlu. Seperti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, akan lebih baik jika kita melakukan social distancing.
Social distancing dapat dipahami sebagai upaya menjaga jarak dengan komunitas atau orang banyak untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran infeksi virus.
Pemerintah juga telah mengimbau untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Upaya karantina diri ini penting dilakukan untuk menghindarkan diri dari risiko tertular virus corona. Rasa cemas pun bisa semakin berkurang bersamaan dengan berkurangnya interaksi kita dengan pihak luar.
Sumber :
https://m.merdeka.com/jateng/6-cara-mengatasi-kecemasan-di-tengah-wabah-virus-corona-kln.html
https://katadata.co.id/berita/2020/07/09/jumlah-zona-merah-corona-di-indonesia-bertambah-jadi-55-wilayah
Cara mengatasi kecemasan yang muncul di tengah virus corona, pertama-tama kita harus mencari tahu bagaimana proses penyebaran virus corona itu sendiri. Pada dasarnya, penyebaran virus corona dapat terjadi melalui partikel-partikel virus berupa droplets dari batuk atau bersin orang yang sudah menderita Covid-19. Partikel tersebut bisa masuk melalui mulut atau hidung.
Selain itu, orang juga dapat tertular Covid-19 melalui benda-benda yang sudah terkontaminasi dengan partikel SARS-Cov-2. Partikel dari droplets penderita dapat menempel di benda-benda sekitar, yang bisa jadi tersentuh oleh orang lain secara tidak sengaja.
Zona - zona di indonesia
Gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 merilis peta risiko penularan virus Corona hingga pekan ini. Dari data mereka, jumlah zona merah penyebaran penyakit tersebut bertambah dari 53 menjadi 55 lokasi.
Sedangkan jumlah zona hijau bertambah dari 99 pekan lalu menjadi 104 saat ini. Adapun jumlah zona kuning atau risiko rendah berkurang menjadi 180 titik. Begitu pula dengan zona orange alias daerah berisiko sedang menyusut jadi 175 wilayah.
Berikut daftar lokasi zona merah Corona :
Sumatera Utara: Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan.
Sumatera Selatan: Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang.
Sulawesi Utara: Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Sulawesi Tenggara: Kabupaten Kolaka Utara, Buton Tengah, dan Buton.
Sulawesi Selatan: Janeponto, Gowa, Kota Makassar, dan Bulukumba.
Papua: Kota Jayapura.
Maluku Utara: Kota Ternate.
Maluku: Seram Bagian Timur.
Kalimantan Tengah: Barito Utara, Gunung Mas, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Kota Palangkaraya, dan Kapuas.
Kalimantan Selatan: Kota Banjarbaru, Tanah Laut, Tapin, Banjar, Tanah Bumbu, Balangan, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Kota Banjarmasin.
Jawa Timur: Jombang, Sampang, Pamekasan, Gresik, Kota Malang, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Kota Mojokerto, Bojonegoro, Kota Surabaya, Nganjuk, Kabupaten Malang, dan Sidoarjo.
Jawa Tengah: Kota Semarang, Kudus, dan Demak.
Jawa Barat: Kota Depok.
DKI Jakarta: Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.
Bali: Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar.
Dampak virus Corona
• Sejumlah Barang Menjadi Mahal dan Langka
• aktivitas ekonomi dan transportasi yang dibatasi
• penurunan pendapatan
Adapun solusi untuk mengatasi covid - 19 yaitu :
Terapkan pola hidup bersih
Berdasarkan saran yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan sesering mungkin, menjaga jarak dari orang yang batuk atau bersin atau juga menerapkan etika batuk dan bersin yang baik dengan siku tertekuk, menghindari menyentuh mata, hidung juga mulut, menggunakan masker mulut jika mengalami sakit, mengobati sedini mungkin jika mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas.
Kurangi informasi yang masuk
Jika rasa cemas yang muncul mulai berlebihan dan mengganggu, tidak ada salahnya jika mengurangi dan memfilter setiap informasi yang masuk. Ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi kecemasan di tengah wabah virus corona.
Kurangi sosialisasi tidak perlu
Cara mengatasi kecemasan berikutnya bisa dilakukan dengan mengurangi sosialisasi yang tidak perlu. Seperti anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, akan lebih baik jika kita melakukan social distancing.
Social distancing dapat dipahami sebagai upaya menjaga jarak dengan komunitas atau orang banyak untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran infeksi virus.
Pemerintah juga telah mengimbau untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Upaya karantina diri ini penting dilakukan untuk menghindarkan diri dari risiko tertular virus corona. Rasa cemas pun bisa semakin berkurang bersamaan dengan berkurangnya interaksi kita dengan pihak luar.
Sumber :
https://m.merdeka.com/jateng/6-cara-mengatasi-kecemasan-di-tengah-wabah-virus-corona-kln.html
https://katadata.co.id/berita/2020/07/09/jumlah-zona-merah-corona-di-indonesia-bertambah-jadi-55-wilayah
Komentar
Posting Komentar